Lompat ke konten
Beranda » Blog » Apa itu Face Recognition pada CCTV?

Apa itu Face Recognition pada CCTV?

Teknologi face recognition atau pengenalan wajah merupakan teknologi yang semakin populer dalam sistem Closed Circuit Television (CCTV). Dengan fitur ini, CCTV dapat mengenali wajah seseorang dan membandingkannya dengan database untuk mengidentifikasi orang tersebut. Dalam artikel ini, akan dibahas tentang apa itu face recognition pada CCTV dan bagaimana cara kerjanya.

Pengenalan wajah pada CCTV bekerja dengan menggunakan algoritma yang dirancang khusus untuk mengidentifikasi ciri-ciri wajah seseorang dan membandingkannya dengan database yang sudah diatur sebelumnya. Algoritma tersebut bekerja dengan mengambil gambar atau video dari kamera CCTV dan melakukan pengolahan citra digital untuk mengekstrak fitur-fitur wajah yang unik, seperti jarak antara mata, bentuk hidung, bentuk bibir, dan lain-lain.

Setelah fitur-fitur wajah diambil, algoritma akan membuat representasi matematis dari wajah tersebut dan menyimpannya di database. Representasi matematis ini disebut dengan template wajah. Ketika seseorang muncul di area yang dipantau oleh CCTV, kamera akan mengambil gambar wajah orang tersebut dan mencocokkannya dengan template wajah di database.

Proses pencocokan ini dapat dilakukan dengan dua metode: metode 1-to-1 atau 1-to-many. Pada metode 1-to-1, gambar wajah yang diambil akan langsung dibandingkan dengan template wajah yang ada di database untuk memastikan kecocokan. Sementara itu, pada metode 1-to-many, gambar wajah yang diambil akan dibandingkan dengan semua template wajah yang ada di database untuk mencari kecocokan.

Jika terdapat kecocokan, sistem akan memberikan notifikasi atau alarm ke pihak yang berwenang. Misalnya, jika sistem face recognition terpasang di pintu masuk kantor, maka karyawan yang telah terdaftar di database akan diizinkan masuk, sedangkan orang yang tidak dikenal akan dilarang masuk dan pihak keamanan akan segera diberitahu.

Teknologi face recognition pada CCTV memiliki beberapa kelebihan, seperti mempercepat proses identifikasi orang yang mencurigakan, meningkatkan keamanan dan pengawasan, dan mengurangi risiko tindakan kriminal.